Ini dia Becak Listrik Tenaga Surya Rancangan Siswa SMK di Yogya

Becak banyak dibahas belakangan ini karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengoperasikannya kembali sebagai alat transportasi di Kota Jakarta. Becak bertenaga listrik menjadi pilihan karena dianggap ramah lingkungan. Namun ternyata, becak listrik ini sudah lebih dulu beroperasi di Kota Yogyakarta.

Para pengemudi becak listrik ini bisa ditemukan di antaranya di kawasan Malioboro. Mereka biasanya berjajar di pinggir jalan, siap mengantarkan para penumpang ke tempat tujuan. Becak listrik memanfaatkan tenaga surya lewat solar cell menjadi pasokan listrik untuk menggerakkan becak. Dengan penggunaan solar cell, pengemudi tidak perlu lagi mengeluarkan banyak tenaga seperti becak kayuh. Becak listrik karya siswa SMK Piri 1 Yogyakarta ini juga tentunya antipolusi.

Solar cell dipasang di atap becak dengan ukuran sekitar 1 x 1 meter. Alat tersebut berfungsi sebagai penyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi tenaga listrik. Listrik yang dihasilkan kemudian disimpan dalam baterai atau aki yang ada di becak tersebut untuk motor penggeraknya. Alat ini dipasang di roda bagian belakang becak yang terhubung langsung dengan baterai. Selain itu, listrik dari tenaga surya juga digunakan untuk tenaga menghidupkan lampu dan klakson becak.

Salah seorag pengemudi becak listrik di Yogyakarta, Adi Suprapto menyatakan, dengan menggunakan becak listrik, dia yang sudah berusia 60 tahun tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga seperti becak kayuh. Kondisi jalanan yang menantang, seperti tanjakan, kini tak menjadi masalah. Dia tinggal menggerakkan kabel gas pada kemudi yang terhubung dengan baterai dan motor penggerak roda.


“Sekarang kalaupun harus membawa penumpang melewati jalan menanjak, enggak secapek dulu. Becak listrik ini sangat membantu kami yang juga sudah tua,” kata pengemudi becak di listrik di Jalan Suryatmajan, Adi Suprapto, saat ditemui Senin (29/1/2018).

Bagi para penumpang, naik becak listrik juga lebih nyaman dibandingkan naik becak kayuh maupun becak motor. Selain tidak berisik dengan suara mesin, becak listrik juga tidak menimbulkan polusi udara. “Lebih nyaman karena nggak ada suara, nggak berisik, dan lebih cepat sampai ke tujuan,” kata siswa SD, Refa Reskalizam, penumpang becak listrik.

Sementara itu, para pengemudi becak listrik juga mengaku lebih banyak mendapat keuntungan. Dengan becak listrik yang baru digunakan beberapa bulan, dalam sepekan, penghasilan mereka rata rata sebesar Rp300.000. Sebanyak Rp50.000 di antaranya digunakan untuk menyewa becak tenaga surya tersebut selama tujuh hari.

source : inews id